10 September 2009

STOP...STOP...ENAUGH!!!

Ketika aku selalu menyangka bahwa kabut itu sdh pergi dr hidupku....Aku mulai tersenyum dalam fajar yg sekarang telah menyinariku....
Tapi kabut itu tetap ada disekelilingku bagai ilalang yg liar yg belum tercabut akarnya....Dan aku benci...
Hakikatnya mulai berbeda saat aku memilih untuk mengikat benang merah dengan lelaki pengikat janji. Kabut itu...adalah kelam yg berarak pergi disertai angin.....kau adalah jiwa yg tidak bisa ditawar lagi dan MATI....Maaf...aku akan tetap HIDUP dengan sejuta perasaan cinta...dan cinta itu membawa energi positif yg bisa membuatku menatap lurus pada satu janji.

Tapi wanitanya datang....hai siapa kau suara yg terdengar seperti parang....seperti kudapan yang susah sekali ditelan...seperti itulah nada dalam rangkaian kata yg terucap dari bibirnya saat seonggok ciptaan manusia di abad modern itu berdering....dan rasanya telingaku menghangat....hatiku tercabik ...ternyata...benar...berita yg kudengar....mhmm...hah.....kau hanya jiwa yg tidak tenang untuk mencari kebahagiaan sesaat di dunia yg fana ini....Sungguh kasihan....Setidaknya...itu menurut pandangan silaf pendengaranku saja...dan sangat membuat hatiku terluka....Terimakasih atas luka itu...

Sejujurnya dalam hati kecilku...aku berdoa takkan kuijinkan sehelaipun benang merah penghubung ini kembali bersama kabut2mu yg kejam....Tidakkah kau tau??? bahwa kau adalah sepasang kerikil yg terselip diantara langkahku???

Ya Tuhan...berjanjilah padaku....bawa kabut itu pergi.....Bawa sepasang kerikil itu pergi...paling tidak...berikan mereka cahaya...bahwa dunianya tidak bersama atmosferku....

Inspired by....
Bagi seorang wanita yg sempat meneleponku siang2 dan menegaskan padaku bahwa aku tidak punya kelebihan apapun dan biasa2 saja untuk membuat dia terpengaruh dengan keberadaanku...( padahal dengan dia meneleponku...itu adalah terpengaruh ). Yang Pasti ini hubungannya sama lelakinya....Manusia yg aneh...bukankah aku juga sdh punya lelaki??? dan wanita ini tahu banget siapa lelakiku....Masih pentingkah dibahas??? Wasting Time...Mubazir....

Dan wanita ini menanyakan kadar apakah aku sdh merasa menjadi wanita yang baik??? Padahal yg bisa menilai dan Berhak menjudge kita baik nggaknya adalah yg menciptakan kita...dzat penguasa Alam, Alloh , SWT. Jadi...siapa wanita itu sih??? Sekali lagi kesabaranku diuji...

Dan wanita ini juga...mempertanyakan kadar ke SMARTanku...dengan menghubungkan cara aku berkata...uftt.....Aq manusia biasa yg punya karakter....dan Maaf...sayangnya Dia bukan orang yg tepat untuk Mengguruiku.....mungkin kalo ada kaca...akan kupinjamkan....
Yang Pasti...aku berterimakasih dengan wanita ini....dia mengingatkanku untuk lebih SELEKTIF memilih teman....hihihi....Ya Tuhan. Sdh Engkau beri aku hikmah bulan ramadhan ini untuk lbh bersabar....

3 comments:

Kurniawan.q said...

Ulurkan cintamu karena Tuhanmu dan tariklah cintamu karena Tuhanmu, anda tentu tak akan kecewa.

NURA said...

salam sobat
ada AWARD sederhana untuk mba DEWIE,,mohon diterima ya,,di blog NURANURANIKU,,trims.

Elsa said...

nyebut wi...nyebut...
but...but .... but....

hihiiiih